KATAKAN SEXY YA, JIKA SEXY
Selasa
KATAKAN SEXY YA, JIKA MEMANG SEXY
oleh.Richard
sexy ya, bukan cantik ya
"kotakmu" kenapa takut mengatakan sexy?
katakan sexy ya, jika memang sexy
tegaklah berekspresi dalam realita kehidupan
selayaknya si kecil yang rela jatuh bangun saat tertatih belajar berjalan
hingga akhirnya berjalan tegak, kemudian bisa berlari kencang
biarkan keberanian berekspresi mewarnai proses
sampai keseimbangan terasa membangun kedewasaan
ini bukan sekedar soal sexy ya,
namun berani mengekspresikan sesuatu
dimana tampilan baik jadi tak sepenting kebenaran dihasil akhir
ekspresikanlah, karena kemunafikan itu kepalsuan
kuduslah, bukan berlagak kudus
sebagaimana kudus itu anugrah yang turun "dari atas"
anugrah tak pernah turun atas kepalsuan
kepalsuan, dimana keberanian kerapkali disembunyikan
oleh.Richard
sexy ya, bukan cantik ya
"kotakmu" kenapa takut mengatakan sexy?
katakan sexy ya, jika memang sexy
tegaklah berekspresi dalam realita kehidupan
selayaknya si kecil yang rela jatuh bangun saat tertatih belajar berjalan
hingga akhirnya berjalan tegak, kemudian bisa berlari kencang
biarkan keberanian berekspresi mewarnai proses
sampai keseimbangan terasa membangun kedewasaan
ini bukan sekedar soal sexy ya,
namun berani mengekspresikan sesuatu
dimana tampilan baik jadi tak sepenting kebenaran dihasil akhir
ekspresikanlah, karena kemunafikan itu kepalsuan
kuduslah, bukan berlagak kudus
sebagaimana kudus itu anugrah yang turun "dari atas"
anugrah tak pernah turun atas kepalsuan
kepalsuan, dimana keberanian kerapkali disembunyikan
Label: sexy
posted by richardâ„¢ at 18:37 | Permalink
2 Comments:
At 07 April, 2008 19:56, richard
Joe said: "...Apalagi kalau terjadi pada rohaniawan. Pasti seru tuh perangnya. Pak kyai, pendeta, pastur, dan para biksu pun serentak ngomong, "Wow..sexynya!! Kagak nahan..!" Hehehehe.."
He he he... intinya memang disitu kok. Karena kebanyakan orang yang merasa baik seringkali jadi tak benar karena "kotak" yang diagungkannya.
Tergantung standard hati nuraninya pake software yang mana? Kalau benar, kenapa harus takut menjadi tak baik? Dibanding berlagak baik, namun nyatanya busuk. Munafik itu namanya. He he he he ...



Carl Jung (seorang psikoanalisa, Freudian) bilang, manusia itu selalu memakai topeng di dalam hidupnya. Apa - apa yang dilakukannya, adalah salah satu bentuk topengnya. Itulah yang menyebabkan manusia tidak pernah mencapai ketenangan di dalam hidupnya. Artinya, ia harus berani melepas topengnya apabila mau mencapai ketenangan itu.
Sigmund Freud, sang bapak psikoanalisa bilang, emang manusia punya 3 struktur kepribadian. Yakni id (keinginan), ego (cara merealisasikan id), dan superego (yang menjembatani id dan ego dengan norma masyarakat). Artinya, kalaupun ada keinginan dan hasrat untuk bilang sexy, pasti bakal tetep mengalami tahapan bergunjingnya ketiga unsur itu tadi. Mana yang dominan itu yang menang. Kalau id (hasrat bilang sexy) ada, ego (pengen ngomong sexy) akan berkelahi dengan super ego (norma dan nilai ngebolehin gak ya bilang itu?) Apalagi kalau terjadi pada rohaniawan. Pasti seru tuh perangnya. Pak kyai, pendeta, pastur, dan para biksu pun serentak ngomong, "Wow..sexynya!! Kagak nahan..!" Hehehehe..