SADOKISME?!
Selasa
Siksaan merupakan hal yang menggairahkan bagi sadokisme. Entah apa dan dimana letak kenikmatannya? Sadokisme pasti memiliki kisah di balik itu semua. What do you think?
Apa yang menghantar pada halaman sadokisme tersebut? "Googling" menghantar pada halaman tersebut, dan itu terjadi saat mengetikkan "DIKASIHANI" pada search google. Ada apa dengan "dikasihani"?
Dalam rentang waktu belakangan ini banyak terpampang orang-orang yang gemar dikasihani. Suatu hal yang tidak wajarankah dikasihani? Saat coba merenungkannya lebih dalam, tiba-tiba televisi menyiarkan kisah Ibunda Kiki Fatmala yang nampaknya memelas iba pemirsa. Tak berani saya menentukan siapa yang benar atau siapa yang salah dalam "kasus Kiki dan Ibundanya" itu. Namun sekilas, seperti itulah (kurang lebihnya)"dikasihani" yang dimaksudkan disini.
Tulisan ini tak bermaksud membungkam orang-orang yang memang tertindas. Jika Anda ditindas, Anda berhak bersuara, dan mendapatkan keadilan.
Namun yang sedang dieksplorasi saat ini adalah, kegemaran mengeksploitasi rasa tertindas dengan menghalalkan segala cara. Jadi, yang bersangkutan bisa saja memutar balikkan fakta, berbohong, dan berbagai hal lainnya yang dihalalkan walaupun haram, dan tak peduli, walau orang terdekatnya dikorbankan.
Dan ketika kesan tertindas telah ditangkap oleh publik, yang bersangkutan akan lebih memilih diam membisu. Alasannya jelas bukan karena yang bersangkutan bijaksana, melainkan karena dikasihani publik telah dicapainya.
Layaknya sadokisme, nampaknya golongan "dikasihani" memiliki orientasi yang sama, yaitu: mencapai kesenangan. Satu lagi produk zaman yang semakin hedonistik ini, dimana semuanya berorientasi pada kesenangan.
Merenungkan semuanya itu, pikiran ini tak merasa penting menjawabnya, namun tertuju pada suatu perenungan demikian:
"Seorang ayah yang hebat, bisa jadi karena memiliki istri dan anak-anak yang hebat. Seorang istri yang hebat, bisa jadi karena memiliki suami dan anak-anak yang hebat. Seorang suami yang hebat, bisa jadi karena memiliki istri yang hebat. Seorang istri yang hebat, bisa jadi karena memiliki suami yang hebat. Anak yang hebat, bisa jadi karena memiliki keluarga yang hebat. Saya mengatakannya "bisa jadi", karena faktanya ada juga yang "lonely" tetapi tetap hebat.
Semoga kita akan senang untuk mendukung orang disekitar kita menjadi hebat, dibandingkan mementingkan kesenangan diri sendiri dengan cara minta dikasihani. Dan untuk orang ketiga, kiranya berbesar hati untuk tak mengasihani aksi pemuja "dikasihani".

Label:

 
posted by richardâ„¢ at 18:44 | Permalink


0 Comments:


Earn money with Scour!
/ricat+astok/