KEGELAPAN & SAHABAT
Minggu
Cuaca mendung, dan kemudian rintik-rintik air mulai membasahi bumi. Saya terdiam dalam kesendirian. Menatap ujung yang buram oleh rintik-rintik dan gelapnya bumi. Tak sadarkan diri, sudah hampir setengah jam berdiri dalam teduhnya atap reot, kumuh dan sedikit bau. Tak peduli, asalkan tak terkena rintik hujan yang bisa membuat pusing kepala kemudian....

"Yang aus, yang aus, yang aus" teriak pedagang minuman, yang pastinya bukan waralabanya hard rock cafe.

"Minum boss?", tanya sang penjual minuman kepada saya dengan sedikit tersenyum.

"Nggak mas, ini banyak air hujan", jawab saya tersenyum bercampur jengkel.
Sejenak saya berfikir, sambil mulai merasa melankolis mengingat banyak hal, dan kemudian bertanya dalam hati, demikian: "dalam suasana rintik-rintik, kegelapan, dan perlindungan rumah reot, kumuh dan sedikit bau seperti ini, masih saja sebuah kepentingan yang menyapa. Jika saja sang si mas itu tak sedang berdagang, apakah ia masih menyapa saya?".
Entahlah, dalam kesendirian dan kegelapan, kita memang sering bertanya akan banyak hal". Hampir satu jam sudah, dan saya mulai terbiasa dengan suasana ini. Sayangnya, ada sesuatu yang tak bisa dibodohi, yaitu perasaan. Entah apa yang bergejolak dalam hati, seperti diam tertunduk, namun ingin menghantam, menghujam sesuatu.
Tertunduk saya, dan hanya bisa menatap tanah yang kotor dalam kesendirian. Ingin rasanya menembus rintik-rintik hujan dan kegelapan, namun tetap saja tak saya lakukan. Entahlah, kegelapan seakan membuatku ciut.

Tiba-tiba ponsel berdering, dan suara yang khas terdengar. Ponsel ditutup, dan tak berapa lama dibandingkan lamanya saya berdiri di tempat itu, akhirnya sebuah mobil yang tak asing hadir di kejauhan. Seseorang turun, membawakan payung, melemparkan senyum, dan menjemput saya untuk keluar dari kegelapan. Sahabat memang ada, walau dalam kegelapan sekalipun. Terima kasih sahabat.

Label: ,

 
posted by richard™ at 23:21 | Permalink


14 Comments:


At 22 Juli, 2008 17:28, Blogger Raynata...

yup..setuju..kadang-kadang di ujung hari kita, jadi sadar kalau ada seseorang yang selalu ada buat kita..for better for worse...

salam kenal,,,

 

At 22 Juli, 2008 20:40, Blogger richard google

Dan yang saya heran, justru orang-orang yang tak cakap bicara tentang Tuhan pujaannya lah yang memahami betul makna sebuah persahabatan.

i dunno ...

btw, thanks a lot Ray

 

At 22 Juli, 2008 22:41, Blogger Raynata...

mungkin karena mereka tidak cakap bicara malah mereka itu bisa benar-benar merasakan dan memaknai apa sebenarnya makna dari eksistensi kita bagi sesama kita...

manusia datang dalam ketidaksempurnaannya dan terus mencoba menjadi yang paling sempurna yang ia bisa untuk orang-orang yg mendapat tempat khusus di hatinya..termasuk untuk selalu ada bagi mereka...

paling nda itu yang aku percaya..

 

At 23 Juli, 2008 14:02, Blogger richard google

Thanks Ray!

Kesimpulan saya, mungkin cakap-cakap soal Tuhan tak dapat di profesionalkan. Kenapa demikian? He he he ... liat aja para rohaniawan yang bisa menunduk sampai menyentuh dengkulnya saat berhadapan dengan umatnya (bukan umatNYA) yang seorang CEO. Sedangkan yang asetnya masih dibawah nominal "M", masa bodo amat.

Mungkin, rolemodel itu yang ditiru "umatnya" itu. he he he...marketing sorga yang tak ubahnya agen asuransi.

 

At 23 Juli, 2008 15:25, Anonymous Faithulah Hamdun

Hahahaha... beberapa orang tidak percaya akan adanya sahabat sejati. bagi mereka hanya Tuhanlah sahabat sejati...

ada sebuah frase yg pernah gw denger "trust Will always end with betrayal" sebuah pernyataan yg kalo diperhatiin ternyata seperti sebuah kebenaran.

Pengkhianatan disebut demikian jika yg melakukannya adalah orang yg paling dekat dengan kita. dan rasa sakit yg menyertainya juga lebih sakit karena yg melakukannya adalah orang yg dekat dengan kita.

Sahabat adalah manusia yg tidak lepas dari kesalahan dan kelemahan. memang sahabat pasti bisa menyakitkan kita, tapi saat sahabat kita menyakiti kita namun kita masih bisa memaafkan dan tetap mau menjadi sahabatnya, mungkin itulah makna sahabat yg sebenarnya.

terlalu banyak kata 'sahabat' yg gw pake mungkin bikin bingung... ^_^

 

At 23 Juli, 2008 16:07, Blogger richard google

ha ha ha sahabat gua kan bajingan semua (versi jonny).

Dan mereka mengimpartasikan all about Tuhan, bukan sekedar membicarakannya.

soal pengharapan, gua emang kecewa berat sama sahabat-sahabat gua untuk kasus 40M, karna nggak ada yang niat bagi-bagi ke gua.

ha ha ha (again)... bukan soal ngarep-ngarep lah Faith, intinya yang gua obrolin sama Ray adalah, lebih baik mengimpartasikan, daripada sekedar cakap-cakap. wkwkwkwk ... udah kayak kang khotbah panggilan gitu ganti. sekali cuap-cuap, gopek ditangan.

 

At 24 Juli, 2008 12:14, Anonymous Faithulah Hamdun

Hohoho...

postingan gw kan terlepas dari apa yg sedang dibicarain sama kalian kak... ^_^

 

At 24 Juli, 2008 13:31, Anonymous richard™

bisa aje ngeleznye ...

gonzaga: pinter
gunadharma: ngeleznya hebat

anak gonz masuk gundar = jago ngelez

wkwkwkwk *weka weka weka weka...*

j/k Dun ...

btw, jadi inget karyo. dulu gua pernah tanya ke dia begini: "lulus S1, lo mau ngapain?

karyo menjawab: "serpis monitor..."

weka weka weka weka ...kwak kwak kwak ... Sorry yok, becanda gua. nyatanya, sekarang kan elu jadi juragan baby harley... HIDUP KARYO!!! Ngomong2x, si karyo jadi make printing gua nggak nih? ; )

 

At 25 Juli, 2008 15:49, Blogger Maurizio_09

Wokokokok...
itu mah emang udah jagonya urusan ngeles... hehehehe...

Yah blum tau tuh nasib sahabat kita yg satu itu...

ayo bantu sahabat cari pelaku yg mendeface blognya...

jangan2 salah setting kali neeh...

atau ada yg tersinggung dengan salah satu postingan Bang Richard?
BS? Upppsss....

 

At 25 Juli, 2008 18:44, Blogger richard™

weks, si Faithulah Hamdun bermutasi jadi Maurizio_09 *bagian dari ngelez niy? j/k

BS? Temen gua ada yg namanya Sahat. Waktu gua maen kerumahnya, adeknya ada yang mangil begini:

adik kesatu: "bang sat..bang sat.."
adik kedua: "bs, darimana aja lu?"

sebagai kawan yang berusaha jadi sahabat buat si bang sat, gue ngomong gini:

"lo pake nama lo yang Kenan aja"?

Eh dia ngejawab: "jadi bang ke dong gua..."?

Pusing dah. Emang udah jelek dari "bibitnya" (tanda kutip) tuh si Sahat. upsss...

btw, udah di eropa dia. Palingan bentar lagi blog ini dikerjain ama dia. Bang sat...jangan ya * ha ha ha... tenang aja dun, nggak sempet nge-blog dia, bukunya yg segede-gede bagong belom abis dia baca.

 

At 27 Juli, 2008 13:08, Blogger uNieQ

eh yang turun dari mobil itu cc khan??? hehehehhe cc memang selalu hadir dalam kegelapan hatimu wakkakakakkakakakakak

 

At 27 Juli, 2008 17:48, Anonymous richard™

@cc:
komen itu membuat sms bertubi-tubi di ponsel saya siang ini. wakakakakak...ayo cc, komporin lagi.

sayang sms nggak pake adsense ya :)

btw, cc memang the best kok. thanks in advance. kok tulisan barunya mellowwww gitu? cup cup cup ... come to richard here...

 

At 29 Juli, 2008 17:04, Anonymous Faithulah Hamdun

Bukan ngeles tapi salah pilih identitas...
justru pengennya sendiri2 Hamdun is Hamdun, maurizio is maurizio...

Aku mau makan aku ingat kamu
Aku mau minum juga ingat kamu...

aku mau mendampingi dirimu,
aku mau cintai...

 

At 04 Agustus, 2008 01:30, Anonymous richard

jangan lagu cinta2x an dun. bisa salah tafsir nih manusia semua. wakakakak ... lagi pada sensi karna om ryan nih dunia

 
Earn money with Scour!
/ricat+astok/